Aku bukan tipe orang yang mau menunjukkan rasa kesal atau tidak suka dihadapan orang lain, Teh. Makanya teteh pasti selalu ngeliat aku ceria.
Awal Mula Membangun Kelom Kennedy
Saat kuliah, usahanya masih berjalan seadanya karena kesibukan kuliah. Pasca lulus kuliah ia akhirnya melanjutkan sendiri usaha ini karena temannya sudah lulus dari kuliah dan punya kesibukkan masing-masing. Meski sendirian namun tekadnya yang kuat berhasil membuat produknya dikenal bahkan hingga ke mancanegara.
Berhasil lanjut Kuliah dan Umroh dari Hasil Kelom Kennedy
Tak berhenti dari situ, iapun bisa melaksanakan ibadah umrah. Teman seperjuangannyapun berhasil lolos beasiswa ke Belanda dengan membawa nama Kelom Kennedy. Bukan hal mudah tentunya. Ada pasang surut yang ia hadapi terlebih saat covid melanda.
JNE jadi salah satu Perusahaan Terbaik membersamai Kelom Kennedy
Aku tuh lebih seneng kalau pake JNE, Teh. Selain karena lokasinya dekat dengan tempat tinggalku, pelayanan JNE juga bagus dan memuaskan. Beberapa kali aku dibantuin packing sama karyawannya karena aku packing kayu biar produknya tetap aman." kata Mutia.
Komitmen JNE mendukung UMKM
JNE awalnya hanya sebuah perusahaan pengiriman kecil yang muncul pada tahun 1990, seiring berjalannya waktu, JNE tumbuh bersama jutaan cerita masyarakat Indonesia. Dari mulai mengantarkan dokumen, paket, hingga membantu distribusi usaha kecil, JNE memahami bahwa setiap kiriman bukan hanya barang, tetapi juga harapan dan perjuangan.Seiring berkembangnya UMKM di Indonesia, JNE hadir bukan hanya sebagai jasa logistik, tetapi juga sebagai partner perjalanan usaha. Banyak pelaku UMKM yang memulai bisnis dari rumah, dengan modal terbatas dan pasar yang masih kecil seperti Kelom Kennedy milik Mutia.
Mengusung tagline #Connecting happiness, JNE terus berusaha menjadi penghubung kebahagiaan bagi masyarakat, khususnya para pelaku UMKM. Filosofi ini menjadi bukti bahwa setiap paket yang dikirim bukan sekadar barang, melainkan harapan, perjuangan, dan mimpi yang ingin sampai ke tangan pelanggan.
Dalam sebuah acara yang digelar di Jakarta, JNE juga terus menunjukkan komitmennya sebagai mitra strategis bagi pelaku Usaha Mikro, Kecil, dan Menengah (UMKM) di Indonesia melalui program edukatif bertajuk “Gollaborasi: Bergerak Bersama UMKM”.
JNE ingin memastikan bahwa kami adalah mitra yang memberikan solusi nyata bagi tantangan bisnis di era digital,” ujar Hasmeliyani.
Melalui program tersebut JNE ingin memastikan bahwa UMKM tidak hanya memperoleh layanan pengiriman, tetapi juga dukungan pengetahuan dan teknologi agar mampu beradaptasi dengan perkembangan bisnis digital yang semakin pesat. JNE percaya bahwa keberhasilan UMKM akan memberikan dampak positif bagi pertumbuhan ekonomi Indonesia secara keseluruhan.
Selain menghadirkan pelatihan dan edukasi, JNE juga aktif membangun kolaborasi dengan berbagai pihak, mulai dari perusahaan teknologi, marketplace, hingga pemerintah daerah. Kolaborasi ini bertujuan membantu UMKM memperluas pasar, meningkatkan daya saing, dan mempermudah distribusi produk ke seluruh Indonesia.
Harapannya, semakin besar dukungan JNE terhadap UMKM yang saat ini tengah mengembangkan sayapnya, makan semakin berkembang pula komitmen untuk memajukan perekonomian di negeri ini.
Untuk Mutia, semoga kelak Kelom Kennedy bisa kembali hidup untuk menghasilkan produk berkualitas yang juga melestarikan budaya Indonesia.


Komentar
Posting Komentar